Jumat, 13 April 2012

2014 Kesehatan Masyarakat Miskin di Jamin




     Tanjungpinang-Pada tahun 2014 semua masayarakat miskin di Indonesia akan mendapatkan pelayanan jaminan kesehatan.Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, dr. Ratna Rosita, MPHM kemarin mengatakan, Dengan jaminan kesehatan secara nasional ini masyarakat miskin dimanapun berada dapat dilayani dan pengobatannya ditanggung oleh pemerintah.
     Program tersebut kata Ratna, akan mulai dijalankan pada 2014 mendatang, sehingga tidak akan ada lagi masyarakat miskin yang ditemukan tidak dapat berobat di rumah sakit atau puskesmas. Mereka seluruhnya akan mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal
     "Pada tahun 2014 nanti, tidak ada lagi masyarakat miskin di Indonesia yang tidak terlayani kesehatannya,"ujar Ratna.Ratna juga mengatakan, beberapa daerah di Kepri hingga saat ini memang terdapat beberapa daerah yang belum memiliki Rumah Sakit yang mempunyai fasilitas kesehatan yang lengkap, untuk itu katanya pemerintah pusat sudah mengalokasikan anggaran untuk pembangunan 2 Rumah Sakit bergerak.
     "Saat ini rumah sakit bergerak sudah ada di Kabupaten Natuna, pada tahun ini akan dibangun dua RS Bergerak lagi, yakni di Kabupaten Bintan dan Kabupeten Anambas,"ucapnya.Ia juga mengatakan, RS Bergerak tersebut diharapkannya dapat melayani kesehatan bagi masyarakat yang berada di pulau terdepan di Kepri, karena katanya sistem pemabangunan RS Bergerak itu tidak permanen, jadi bisa dipindah-pindah.
     "Seperti yang ada di Natuna, saat ini di sana sudah ada RSUD, dan RS Bergerak yang ada disana bisa dipindah ke daerah yang belum memiliki rumah sakit,"ucapnya.Ia juga mengatakan, di rumah sakit bergerak itu juga ada tenaga dokter spesialis, untuk itu dirinya berharap kedepan tidak ada lagi masyarakat miskin yang mengeluhkan pelayanan kesehatannya.

Kasus Lakalantas di Senggarang belum dilaporakan ke polisi



         Tanjungpinang-Kecelakaan lalu lintas yang meninpa salah seorang dosen UMRAH  Febriyanti Lestari dan mahasiswinya Rika Anggraini belum dilaporkan kepada pihak kepolisian.Kepala Unit Laka Lantas Polresta Tanjungpinang Iptu. Fiska Ananda Rabu (4/4) menyampaikan, Hingga saat ini dirinya belum menerima laporan terkait kasus laka tersebut.
     Fiska mengatakan, saat ini persoalan tersebut sudah diserahkan kepada pihak kepolisian, dan ia akan segera melakukan  pemeriksaan pengendara sepeda motor dan Eko sopir wakil wali kota Tanjungpinang Edward Mushalli.
     "Sampai saat ini kami belum bisa menghubungi Febriyanti Lestari untuk dimintai keterangannya, menurut keterangan mahasiswa dia sedang berada di Padang,"katanya.Agar persoalan seperti ini tidak terulang kembali dimasa yang akan datang, dirinya menghimbau kepada masyarakat agar melaporkan setiap adanya terjadi kecelakaan kepada pihak kepolisian.
     "Kalau dari awal kasus ini dilaporkan kepada kami tentu persoalannya tidak sampai seperti ini,"tuturnya.Untuk diketahui, Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat (GPPM) Kepri, melakukan aksi unjuk rasa didepan kantor Wali Kota Tanjungpinang dan hotel Comfort, Selasa (3/4).
     Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan ma0hasiswa untuk meminta
pertanggung jawaban Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang terhadap kecelakaan lalu lintas yang meninpa salah seorang dosen UMRAH  Febriyanti Lestari dan mahasiswinya Rika Anggraini, yang menurutnya terserempet mobil dinas (Mobdin) wakil Wali Kota Tanjungpinang Edward Mushalli Jumat 9 Maret 2012 dijalan Senggarang
     Sementara itu Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A Manan saat dimintai tanggapannya terkait persoalan ini, mengatakan, sebaiknya ditunggu wakil wali kota Tanjungpinang Edward Mushalli pulang dari menunaikan ibadah umroh.

Ciptakan lingkungan hijau warga Jala Bestari tanam pohon

     Tanjungpinang- Dalam rangka turut bepartisifasi mensukseskan program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang hijau, warga RT 05 RW 1 Kampung Mekar Jaya Kelurahan Batu Sembilan Tanjungpinang tanam pohon.
     Ketua RT 5 Hendri, ahad  (8/4) mengatakan, penanaman pohon di lingkungan perumahan Jala Bestari itu katanya dalam rangka mensukseskan program pemerintah, selain itu katanya juga untuk pemamfaatan pekarangan rumah warga yang belum ditanami pohon.
     "Pohon yang kami tanam ini merupakan bantuan dari Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang,"katanya.
Ia juga mengatakan, bantuan pohon yang diterima warganya ada pohon mangga dan jambu batu, ia berharap dengan ditanamnya pohon di lingkungan tempat tinggal masyarakat bisa membawa mamfaat.
     "Selain nanti untuk menciptakan lingkungan yang hijau, asri dan indah, juga nanti kalau pohon ini berbuah, kan buahnya bisa dimamfaatkan,"katanya.
     Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemko Tanjungpinang yang telah memberikan bantuan pohon itu memalalui Dinas KP2KE, untuk itu ia berharap kepada warganya agar menjaga dan memelihara pohon itu, agar nanti bisa dirasakan mamfaatnya.

Sabtu, 07 April 2012

Feature - Mentoreh Susu Getah Demi Sesuap Nasi

     Bintan adalah tempat yang banyak di tanami pohon karet.Ada ratusan orang keluar pagi yang gelap untuk mentoreh karet.Tanpa menyerah demi sekolah anak-anak.
     
    Malam itu,cahaya bulan tipis berada diatas langit.Dalam hembusan angin subuh pukul 03.00,suara yang sunyi,Turatin yang  berjalan satu per satu pohon karet lainnya untuk di toreh.Hingga selesai yang seluas satu hektar tersebut.
     21 tahun sudah wanita paruh baya yang tamat SMA itu menjadi petani karet.Daerah Cikolek desa Toapaya Utara belum memberikan pilihan pekerjaan lain yang lebih menjanjikan kepadanya.Suami yang menderita penyakit asma tidak bisa membantu pekerjaannya dengan waktu yang lebih lama hanya sebentar saja bisa membantu kerjanya.
     Selama 21 tahun menghabiskan subuh di tengah kesunyian kebun karet,ternyata tak memberi banyak perubahan nasib pada Ibu dua anak ini.Bahkan sampai kini,wanita berusia 42 tahun itu mengaku walaupun kebun ini miliknya sendiri  tapi hasilnya tidak memuaskan dan tidak tercukupi.
     Dari pukul 03.00 pagi keluar hingga pukul 07.00 pulang untuk sarapan dan melanjutkan kembali untuk mengambil hasil torehannya hingga pukul 08.00 ini tak sebanding dengan penghasilannya.Turatin coba menghitung,kalau 1 hektar hanya 10 kg yang sudah jadi ,ini hasil setelah di beri obat.Dalam sebulan pengobatan di dilakukan 2 kali dan hari pertama hasilnya lumayan bamyak,namun untuk hari seterusnya susunya akan semakin berkurang.
     Tak semua malam ia bernasib baik seperti itu,terkadang malam mentoreh getah sudah hampir habis tiba-tiba turun hujan yang lebat dan hasilnya tidak bisa di ambil karena telah tercampur dengan air hujan dan ini akan sia-sia.Badan sudah letih dengan bekerja dan hasilnya tak ada.
     Selama 21 tahun pohon karet tidak pernah di beri pupuk seharusnya dalam1 tahun pohon karet harus di beri pupuk karena perekonomian kurang mampu para petani karet tidak sanggup untuk membeli pupuk.Untuk makan sehari-hari saja sulit apalagi untuk pupuk.Pemerintah tidak pernah memberi bantuan pupuk kepada petani karet.
     "Tolong pemerintah perhatikan petani karet,BBM mau naik masa harga karet gak naik-naik,"ujar Turatin belum lama ini saya datang kerumahnya.Penduduk di Desa Toapaya Utara ini pekerjaan yang di lakukan rata-rata sebagai petani karet,dengan cuaca yang tidak menentu pastinya membuat mereka resah.Karena pohon karet sedang mengalami musim gugur dan pohon tidak bisa di toreh.Dalam 1 tahun pohon karet mengalami 4 musin yaitu musim kemarau.hujan,pancaroba,gugur.
     Dalam 1 hari kadang hanya dapat Rp.10 ribu dan malah gak dapat sama sekali dam maximal Rp.50 ribu dan itu di cuaca baik dan setelah di obat.Selain kondisi itu,duka lain petani karet juga disebabkan faktor pemasaran.Sejauh ini ,petani karet di Cikolek kilometer36 jalan Tanjunguban hanya bergantung pada tauke getah atau tengkulak yang membuka lokasi di sekitar cikolek.
     Petani karet ini tidak bisa lepas dari rantai tauke getah juga disebabkan kondisi ekonomi mereka.Bila dalam satu minggu tidak bisa mentoreh getah,tauke getah bersedia memberikan pinjaman dalam bentuk sembako.Bahkan sebelum ke kebun karet seperti Turatin,dibekali cuka getah sampai 2 botol.Tauke getah ini dimata Turatinak sekedar lintah penghisap darah saja,tetapi teramat kompleks,yang kadang bisa berubah wujud menjai juru selamat.
     Hampir 4 jam Turatin menjelajahi kebun karet dengan penerangan lampu senter sorot khusus yang di letakkan di kepala,beda dengan 7 tahun lalu.Para petani karet menggunakan obor yang di sangkutkan di topi anyaman.Ketika cahaya rembulan redup masih cukup menerangi kebun.Para pentoreh getah pun berhamburan,sorotan cahaya lampu senter dari setiap kebun mengiringi semangat yang tinggi.
     Pohon yang ada di desa cikolek ini rata-rata pohon getah zaman dulu,belum ada pohon getah modern."Seperti bulan November hingga Desember tahun lalu cuaca bagusnya hanya 4 hari,kami mau makan apa"ujarTuratin.Petani karet tidak sama dengan pedagang,maka darin itu bantuan dari pemerintah sangat di harapkan bagi petani karet,telah lama mereka menunggu bantuan pupuk namun tak kunjung datang.

Jumat, 30 Maret 2012

Tetap Usaha Walau Sepi



     Tanjungpinang-Disaat pusat kota sudah ramai salon tradisional dan modern,Lena salon tetap berdiri.Lena(49) pemilik salon janda dengan enam anak tetap bertahan untuk menafkahi anak-anaknya."Saya menghidupi enam anak saya dari hasil salon,sejak lulus SMA Muhammadiyah saya buka usaha salon,suka duka telah saya alami dan saya lalui dengan sabar,"papar Lena di rumahnya minggu(11/3).
     Adat tradisional Melayu,Jawa,Padang,Jambi sudah biasa dan mudat di dapat,tetapi di Lena salon ada pakaian pengantin cina dan dia telah banyak melayani merias pengantin cina..Salom yang beralamat di kilometer 8 jalan baru tepatnya di deretan ruko di samping central tekhnik dan di depan pecel lele.
     Selain menjalani karier sebagai tata rias Lena juga membuka kerja sambilan.Dengan membuka kedai kopi Siang malam di lantai 1 dan salonnya di lantai 2,menyajikan aneka makanan dan minuman,katering dan pemesanan aneka kue.
     Lena salon juga membuka kursus tata rias dengan sertifikat,dengan mempelajari gunting,make up,rebonding,sanggul,dan berhubungan dengan tata rias pengantin.Biasanya pada akhir tahun dan bulan agustus selalu ramai.Dalam bentuk penyewaan pakaian adat dan merias untuk anak-anak pawai,karena sering berpindah tempat Lena banyak kehilangan pelanggan.
     Lena salon melayani gunting pria dan wanita lengkap dengan tred gaya rambut tahun 2012 yaitu wanita kriting gantung dan pria potong sasak,rebonding,smooting,catok,masker,dan yang lainnya.Ritual-ritual khusus dalam merias pengantin pada umumnya setiap adat hampir sama.Adat melayu sebelum hari H,sore harinya di haruskan mandi barandam mandi kembang dengan menggunakan kebaya,agar seri pada mempelai wanita itu terlihat berseri.

Kamis, 29 Maret 2012

Abel Rela Kerja Malam Demi Sekolah





Tidak putus asa tinggal sendiri,perekonomian keluarga rendah Abel Putra(15) tidak mau putus sekolah.Pukul 16.00 wib hingga pukul 22.00 wib ia bekerja menyewakan mobil-mobilan anak-anak di Melayu Square tepi laut.

     Tanjungpinang-Bagi warga Tanjungpinang yang pernah mengantar anak-anaknya main di Melayu Square khususnya naik mobil-mobilan tidak asing dengan remaja yang selalu standby dan memandunya.Remaja tersebut adalah Abel Putra yang dengan tekun menyewakan mobil-mobilan kepada anak-anak yang main di Melayu Square di tepi laut.
     Dari uang hasil sewaan itulah Abel membiayai sendiri sekolahnya di SMPN 8 Tanjungpinang kelas 3.Sudah dua tahun Abel bisnis persewaan mobil-mobilan dari kerajaan itulah remaja asal Padang Sumbar tersebut mampu mandiri bayar uang sekolah.
     Saat di temui malam hari kamis (22/3),ramai dengan anak-anak yang menyewa mobil-mobilan miliknya.Abel tampak ceria dan ramah.Dalam satu malam Abel mendapatkan penghasilan Rp.30 hingga Rp.40 ribu yang cukup untuk bayar sewa kost dan keperluan sekolahnya.
     "Memang risikonya waktu belajar sangat pendek.Istirahat dan belajar sepulang sekolah karena pukul 16.00 wib harus berangkat kerja naik angkot dan pulang dari Melayu Square pukul 22.00 wib,kalau belum ngantuk ya belajar sebentar kemudian tidur yang penting saya bisa melanjutkan sekolah,"terang Abel.
     Remaja ini mengaku belum pernah mendapatkan beasiswa dari pemerintah melalui sekolah.Walau sebenarnya dia sangat butuh beasiswa karena hampir setiap malam Abel harus menyewakan mobil-mobilan untuk mainan anak-anak di Melayu Square.Diapun mengaku tidak malu bertemu teman sekolahnya,yang penting apa yang dijalaninya adalah pekarjaan halal.

Sabtu, 17 Maret 2012

Bung Tomo Gemparkan Surabaya

Surabaya,Dengan semangat juang suara Bung Tomo menggemparkan rakyat Surabaya.saat menyampaikan orasinya untuk melawan Belanda.Jangan prnah menyerah walau penjajah menyuruh membawa bendera merah putih dan mengangkat tangan.
    Bung Tomo memberi semangat untuk para rakyat Surabaya sebagai rakyat Indonesia yang baik.Dengan mengusir para penjajah dari tanah Indonesia.Dengan pasukan-pasukan yang berada di kampung-kampung di seluruh Indonesia.
    Dengan suara lantang Bung Tomo meneriakan "Allahuakbar....Allahuakbar...".